Jaksa Menyapa dengan Topik "Perdagangan Anjing Untuk Konsumsi Secara Ilegal"

Selasa (31/8/2021) di Megaswara 93,8 FM dilaksanakan Jaksa Menyapa dengan narasumber Kasi Intelijen Yogi Andiawan Sagita, SH dan Kasi Pidum Martin Eko Priyanta, SH dengan topik "Perdagangan Anjing Untuk Konsumsi Secara Ilegal". 

Kasi Pidum menyampaikan seperti yang dipublikasikan oleh organisasi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) pada Senin (16/8/2021). Dalam surat Polres Kulon Progo di Yogyakarta yang mereka terima, kasus penangkapan mobil yang mengangkut puluhan anjing untuk konsumsi pada Mei lalu telah lengkap berkasnya. Dengan demikian, kedua tersangka akan segera disidangkan.

“Sekali lagi UNTUK PERTAMA KALINYA di Indonesia, hukum ditegakkan untuk pedagang daging anjing ini! Kantor Kejaksaan Negeri Kulon Progo telah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa berkas kasus untuk menghentikan perdagangan anjing untuk konsumsi, telah lengkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” 

Kasi Pidum dan Kasi Intel menjelaskan bahwa Kedua tersangka kasus ini bernama Sugiatno (50) dan Suradi (48). Keduanya terjaring razia penyekatan arus mudik pada dini hari 6 Mei lalu di Jalan Raya Wates-Purworejo, Temon, Kulon Progo. Polisi mendapati mobil Daihatsu Gran Max yang mereka kemudikan ternyata mengangkut 78 ekor anjing yang siap dijual sebagai hewan jagal. Anjing-anjing tersebut dalam kondisi menyedihkan. Dalam bak mobil yang terbuka, mereka dimasukkan karung. Sebanyak 10 ekor dari 78 anjing ditemukan sudah mati. Bahwa kedua tersangka melanggar UU 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta UU 18/2012 tentang Pangan.


Oleh : Intel / kejarikp